Perpustakaan IAI Tasikmalaya

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

HUBUNGAN GAYA MENGAJAR GURU PAI TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN PAI” (Studi Analisis tentang Teknik Pengajaran PAI di SD Indihiang Gadis, Kota Tasikmalaya).

Nana N - Nama Orang;

ABSTRAK

Nana N : ”Hubungan Gaya Mengajar Guru PAI Terhadap Minat Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran PAI” (Studi Analisis tentang Teknik Pengajaran PAI di SD Indihiang Gadis, Kota Tasikmalaya).


Belajar adalah proses perubahan perilaku secara aktif, proses mereaksi terhadap semua situasi yang ada di sekitar individu, proses yang diarahkan pada suatu tujuan, proses berbuat melalui berbagai pengalaman, proses melihat, mengamati, dan memahami sesuatu yang dipelajari.
Dan Pembelajaran yang diidentikkan dengan kata “mengajar” berasal dari kata dasar “ajar” yang berarti petunjuk yang diberikan kepada orang supaya diketahui (diturut) ditambah dengan awalan “pe” dan akhiran “an menjadi “pembelajaran”, yang berarti proses, perbuatan, cara mengajar atau mengajarkan sehingga anak didik mau belajar. (KBBI)
Tuhan telah mengajarkan sejumlah al-asma, yang berarti Allah mengajarkan berbagai konsep dan pengertian serta memperkenalkan sejumlah nama-nama benda alam (termasuk lingkungan) sebagai salah satu sumber pengetahuan. Konsep dan pengertian dapat diungkapkan melalui bahasa. Oleh karena itu, Tuhan pada dasarnya mengajarkan bahasa kepada Adam, sehingga Adam mampu menangkap konsep dan pengertian; ia mempelajari lingkungan sebagai salah satu sumber pengetahuan. Pada saat itu Adam telah menguasai simbol sehingga iapun memiliki sarana untuk berpikir (termasuk berpikir ilmiah) dengan simbol itu ia bisa berkomunikasi menerima transferensi pengetahuan, memperoleh transformasi ilmu, internalisasi nilai dan sekaligus mampu melakukan telaah ilmiah.
Adam telah memperoleh pelajaran dari Tuhan yang kontentnya adalaah alam dan lingkungan (ekologi) nya berarti ia telah mempunyai rujukan dasar untuk mengungkapkan dan mengetahui fenomena alam selanjutnya. Jadi proses belajar Adam pada saat awal kehadirannya dalam alam telah sampai pada tahap praeksplorasi fenomena alam, dengan pengetahuan mengenal sifat, karakteristik dan prilaku alam.
Salah satu bagian penting dari proses belajar adalah kemampuan individu memproduksi hasil belajarnya. Adam ternyata dapat memproduksi hasil belajar, Kenyataan tersebut terbukti dengan kemampuan dalam menerangkan dan menyebutkan al-asma’ yang telah diajarkan Tuhan kepada malaikat.
Proses belajar yang dilakukan Adam selanjutnya (termasuk istrinya) adalah keterlibatan mereka dalam memilih alternatif (ketika mereka mendiami surga dan mendapat larangan mendekati suatu pohon). Ketika itu Adam dan istrinya berada dalam situasi “belajar” dalam bentuk membuat pertimbangan-pertimbangan untuk memilih nilai dan mengambil keputusan (dekat dengan metode problem solving atau inquiry method). Mereka berhasil memperoleh pengetahuan yang kritis dan praktis. Keduanya telah melatih tingkah laku melalui bermasalah yang berguna untuk memecah problem ketika berada di bumi.
Para ahli pendidikan telah mencoba merumuskan batasan pengertian tentang pengajaran, diantaranya seperti yang dikatakan oleh Hasan Langgulung bahwa pengajaran adalah pemindahan pengetahuan dari seseorang yang mempunyai pengetahuan kepada orang lain yang belum mengetahui.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Malang : Alfabeta., 2010
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
skripsi PAI
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan IAI Tasikmalaya
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Institut Agama Islam Tasikmalaya merupakan pusat sumber belajar yang berperan penting dalam mendukung kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami menyediakan berbagai koleksi bahan pustaka cetak maupun digital yang relevan dengan kebutuhan sivitas akademika, serta berkomitmen memberikan layanan informasi yang cepat, akurat, dan ramah.

Dengan fasilitas yang terus dikembangkan dan sistem otomasi perpustakaan berbasis teknologi informasi, kami berupaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan inspiratif. Perpustakaan IAI Tasikmalaya menjadi mitra strategis dalam mencerdaskan kehidupan kampus serta memperluas akses pengetahuan bagi seluruh pengguna.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?