Perpustakaan IAI Tasikmalaya

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KONSEP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERDASARKAN AL-QUR'AN SURAH THAHA AYAT 44
Penanda Bagikan

Text

KONSEP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERDASARKAN AL-QUR'AN SURAH THAHA AYAT 44

MUSTAPA AKMAL - Nama Orang;

Formula kaidah diksi dalam ayat-ayat Alquran diaplikasikan dalam konsep kesantunan yang bertujuan untuk mengatur tata caraa berkomunikasi antarsesama dalam rangka menjunjung tinggi etika dan akhlak diantaranya adalah berkata dengan bahasa yang halus dan lemah lembut (qaulan layyina). Bahasa yang digunakan dalam proses pendidikan haruslah menggunakan bahasa yang baik dan benar bukan yang melanggar prinsip kesantunan yang menyebabkan terjadinya ketidaksantunan dalam proses pendidikan Pandangan siswa terhadap kesantunan berbahasa lebih kepada segi pragmatis, sedangkan menurut guru lebih cenderung normatif, antara lain yng mengandung kebenaran, kejujuran, keadilan, kebaikan, lurus, halus, sopan, pantas, penghargaan, khidmat, optimisme, indah menyenangkan, logis, fasih, terang, tepat, menyentuh hati, dan lain-lain. Maka menarik bagi penulis untuk meneliti konsep kesantunan berbahasa tersebut yang tertuang dalam surat Thaha aya 44 sebagai acuan dan pedoman bagi siswa dan guru dalam mengimplementasikan kesantunan berbahasa dalam proses pendidikan. Terutama guru sebagai seorang pendidik mempunyai peranan penting untuk mendidik para siswanya agar mempunyai keterampilan berbahasa santun dengan siapapun yang diajak komunikasi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep kesantunan bahasa yang terkandung dalam Al-Qur'an surat Thaha ayat 44 serta implementasinya dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan jenis penelitian kualitatif menggunakan penelitian pustaka (library research, yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literature (kepustakaan), baik berupa kitab, buku, catatan, maupun hasil penelitian dari peneliti terdahulu.
Konsep kesantunan berbahasa dalam Al-Qur`an diantaranya tertuang dalam surah Thaha ayat 44 yaitu dalam berkata harus menggunakan "qaulan layyina" ( Perkartaan yang lemah lembut ). Makna qaulan layyina adalah ucapan baik yang dilakukan dengan lemah lembut sehingga dapat menyentuh hati orang yang diajak bicara. Dengan memperhatikan penjelasan para mufassir tentang QS. Thaha ayat 44 dapat disimpulkan bahwa makna qaulan layyina adalah ucapan baik yang dilakukan dengan lemah lembut sehingga dapat menyentuh hati orang yang diajak bicara. Komunikasi yang terjadi adalah hubungan dua hati yang akan berdampak pada terserapnya isi ucapan oleh orang yang diajak bicara. Akibatnya ucapan itu akan memiliki pengaruh yang dalam, bukan hanya sekedar sampainya informasi, tetapi juga berubahnya pandangan, sikap, dan perilaku orang yang diajak bicara. Impelemantasi santun berbahasa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat dilakukan dengan beberapa tahap Pertama, Penguasaan terhadap bahasa dengan baik Kedua, mengimplementasikan berbahasa santun dengan penggunaan bentuk-bentuk sapaan, penggunaan intonasi, kapan giliran bicara, serta bagaimana gerakan tubuh/mimik bukanlah sesuatu yang dapat digunakan secara bebas. Ketiga, guru menganjurkan kepada siswa untuk mempraktekan berbahasa santun diluar lingkungan sekolah khususnya di rumah. Keempat, guru membuat strategi pembelajaran kesantunan berbahasa. Kelima, Kepala sekolah sebaiknya mengambil peranan untuk memberikan petunjuk teknis bagaimana agar para guru PAI dalam penyampaian mata pelajaran dapat mempraktekan kesantunan berbahasa kepada para siswa


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
C-329
Penerbit
Malang : PT Grasindo., 2016
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan IAI Tasikmalaya
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Institut Agama Islam Tasikmalaya merupakan pusat sumber belajar yang berperan penting dalam mendukung kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami menyediakan berbagai koleksi bahan pustaka cetak maupun digital yang relevan dengan kebutuhan sivitas akademika, serta berkomitmen memberikan layanan informasi yang cepat, akurat, dan ramah.

Dengan fasilitas yang terus dikembangkan dan sistem otomasi perpustakaan berbasis teknologi informasi, kami berupaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan inspiratif. Perpustakaan IAI Tasikmalaya menjadi mitra strategis dalam mencerdaskan kehidupan kampus serta memperluas akses pengetahuan bagi seluruh pengguna.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?