Text
ANALISIS KULTUR PONDOKPESANTREN NURSYAMSIYYAH JARNAUZIYYAH TERHADAP KUALITAS ALIDAH AKHLAK SISWA MADRASAH ALIYAH NU NURSYAMSI KABUPATEN TASIKMALAYA
Muhamad Rif’at Saepul Mi’raj
NIM: 2101208
Analisis Kultur Pondok Pesantren Nursyamsiyyah Jarnauziyyah Terhadap Kualitas Akidah Akhlak Siswa Madrasah Aliyah Nu Nursyamsi Kabupaten Tasikmalaya
Untuk menganalisis kultur Pondok Pesantren Nursyamsiyyah Jarnauziyyah sebagai bentuk penanaman nilai- nilai Islami pada santri. Untuk menganalisis implimentasi kultur Pondok Pesantren terhadap perilaku Islami Santri di lingkungan Pondok Pesantren Nursyamsiyyah Jarnauziyyah. Untuk menganalisis implikasi kultur Pondok Pesantren terhadap perilaku Islami santri di Pondok Pesantren Nursyamsiyyah Jarnauziyyah. Kegunaan penelitian bagi pengembangan ilmu sosial diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran mengenai penekanan pada proses pembiasaan, pembinaan dan penanaman akhlak santri melalui interaksi- interaksi intensif baik secara internal dan eksternal pada lingkungan Pondok Pesantren. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan dan pertimbangan dalam penerapan, pengembangan dan peningkatan kultur Pondok Pesantren dalam rangka membentuk perilaku Islami Siswa khususnya di Pondok Pesantren Nursyamsiyyah Jarnauziyyah. Observasi adalah suatu usaha sadar untuk mengumpulkan data yang dilakukan secara sistematis, dengan prosedur yang terstandar (Arikunto, 2010: 265). Dalam menggunakan metode tersebut agar lebih efektif adalah dengan melengkapinya dengan format atau blangko pengamatan sebagai instrumen dimana format yang disusun tersebut berisi item-item tentang kejadian atau tingkah laku yang digambarkan akan terjadi. Berdasarkan hasil pembahsan dalam penelitian ini ada beberapa hal yang menjadi kesimpulan pokok terkait tema penelitian Implementasi kultur pesantren dalam lingkungan pesantren Nursyamsiyyah Jarnauziyyah dilakukan melalui transformasi nilai-nilai ajaran agama Islam. Akhlak dan adab Santri sebagai seorang anak terpelihara dengan baik terutama terhadap Kyai. Dimana posisi Kyai sebagai pengayom dan pembimbing Santri di pesantren menghasilkan hubungan yang dekat layaknya hubungan orang tua-anak. Demikian halnya dengan sikap ketundukan dan kepatuhan Santri terhadap Kyai sebagai seorang guru telah dilakukan Santri sesuai dengan tuntunan kitab-kitab kuning yang telah mereka pelajari dan mengambil teladan yang baik sebagaimana yang dicontohkan sang Kyai. Menghormati dan menuruti perintah Kyai adalah salah satunyaBerdasarkan hasil pembahasan dalam penelitian ini ada beberapa hal yang menjadi kesimpulan pokok terkait tema penelitian.
Kata Kunci: Kultur Pesantren, Akidah Akhlak, pendidikan Karekter, Madrasah Aliyah NU
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain