Text
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN SIKAP TOLERANSI KISAH NABI MUHAMMAD SAW PADA SISWA KELAS IV DI SDN CILOLOHAN KOTA TASIKMALAYA (Studi Kasus Pada Siswa Kelas IV tahun ajaran 2024/2025)
Ilma Rif’atul Mawaddah
NIM : 2101173
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Sikap Toleransi Kisah Nabi Muhammad SAW pada siswa kelas IV SD Negeri Cilolohan Kota Tasikmalaya. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Islam Tasikmlaya, Pembimbing Skripsi : Jani Sanjari, M.Pd.I dan Taufiq Rohman, M.Pd.
Tujuan Penelitian ini membahas tentang bagaimana proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan sikap toleransi kepada siswa melalui kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW. Latar belakang dari penelitian ini adalah pentingnya membentuk karakter toleran pada peserta didik sejak usia dini, terutama di tengah masyarakat yang plural dan multikultural seperti Indonesia. Nilai-nilai toleransi tidak hanya diajarkan melalui teori, namun harus ditanamkan secara nyata melalui pendekatan yang menyentuh hati dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah melalui kisah-kisah inspiratif dari Nabi Muhammad SAW yang terkenal sebagai sosok yang penuh kasih, sabar, dan menghormati perbedaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru Pendidikan Agama Islam dan siswa kelas IV di SDN Cilolohan Kota Tasikmalaya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI di sekolah tersebut telah mengintegrasikan nilai-nilai toleransi melalui metode bercerita, diskusi kelompok, dan penanaman nilai dalam aktivitas sehari-hari. Guru menggunakan kisah-kisah Nabi Muhammad SAW—seperti sikap beliau terhadap tetangga non-Muslim, cara beliau menyikapi perbedaan pendapat, serta perlakuan beliau terhadap musuh-musuhnya sebagai bahan pembelajaran yang inspiratif. Dampak dari pembelajaran ini terlihat dari perubahan sikap siswa yang semakin menghargai perbedaan, mampu bekerja sama, serta menunjukkan sikap saling menghormati antarteman tanpa memandang latar belakang. Dengan demikian, kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW terbukti menjadi media yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai toleransi di lingkungan pendidikan dasar.
Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Toleransi, Kisah Nabi Muhammad SAW
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain