Text
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN BERAGAMA PESERTA DIDIK DI SEKOLAH MENENGAH ATAS. (STUDY KASUS DI KELAS 11 SMAN 4 KOTA TASIKMALAYA).
Hendri Hermawan
NIM:2101128
hendrihermawan3207@gmail.com
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk kemandirian beragama peserta didik di SMA Negeri 4 Kota Tasikmalaya. Fokus penelitian diarahkan pada strategi yang digunakan guru PAI dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembimbing, motivator, dan teladan dalam kehidupan sehari-hari. Guru PAI mendorong siswa untuk menjalankan ajaran agama secara mandiri, melalui pendekatan yang bersifat humanis dan kontekstual. Selain itu, lingkungan sekolah, dukungan keluarga, serta media pembelajaran turut mempengaruhi keberhasilan proses pembentukan kemandirian beragama. Kendala yang ditemukan antara lain adalah kurangnya kesadaran siswa, pengaruh lingkungan yang kurang mendukung, dan keterbatasan waktu untuk praktik ibadah. Dengan demikian, peran guru PAI sangat strategis dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mandiri secara spiritual.
Kata Kunci: Peran Guru, Kemandirian Beragama, Pendidikan Agama Islam, Siswa SMA, Pembentukan Karakter.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain