Text
IMPLEMENTASI METODE AL-MIFTAH LIL ULUM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB KUNING KELAS I'DADIYAH DI PONDOK PESANTREN BAITURRAHMAN TASIKMALAYA
Doripah Niswah E
NIM: 2101343
"Implementasi Metode Al-Miftah Lil Ulum Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning Kelas I'dadiyah Di Pondok Pesantren Baiturrahman Tasikmalaya".Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) bagaimana langkah-langkah persiapan penerapan metode Al-Miftah Lil Ulum di kelas I'dadiyah, (2) bagaimana implementasi metode tersebut dalam praktik pembelajaran kitab kuning, dan (3) bagaimana evaluasi serta hasil dari efektivitas penerapan metode Al-Miftah Lil Ulum dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning pada santri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses penerapan metode Al-Miftah Lil Ulum, menganalisis implementasinya dalam pembelajaran kitab kuning, serta mengevaluasi hasil dan efektivitasnya terhadap peningkatan kemampuan membaca kitab kuning santri kelas I'dadiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam dengan guru, santri, dan pimpinan pesantren, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Baiturrahman Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Al-Miftah Lil Ulum dilakukan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi pembelajaran disusun secara bertahap dalam empat jilid, menekankan pada penguasaan dasar-dasar nahwu dan sharaf, serta didukung dengan penggunaan nadzom dan latihan praktik membaca kitab kuning secara langsung. Implementasi di kelas berlangsung secara interaktif, dengan keterlibatan aktif santri dalam tanya jawab, hafalan, dan praktik membaca. Evaluasi dilakukan secara lisan dan tertulis pada setiap akhir jilid dan semester. Dalam waktu sekitar empat bulan, mayoritas santri mampu mencapai target kompetensi membaca kitab kuning sesuai standar pesantren. Terdapat peningkatan signifikan pada keaktifan, motivasi, dan kepercayaan diri santri. Guru juga merasakan kemudahan dalam membimbing dan mengevaluasi perkembangan santri berkat materi yang terstruktur. Faktor pendukung keberhasilan implementasi metode ini meliputi ketersediaan buku ajar yang terstruktur, kompetensi guru, dan lingkungan pesantren yang kondusif. Hambatan yang dihadapi antara lain perbedaan kemampuan awal santri, adaptasi terhadap metode baru, serta keterbatasan waktu dan fasilitas, namun dapat diatasi melalui pendampingan intensif dan motivasi berkelanjutan. Secara keseluruhan, penelitian ini memperkuat bahwa metode Al-Miftah Lil Ulum efektif dalam mempercepat penguasaan membaca kitab kuning dan dapat menjadi solusi atas kendala metode tradisional di pesantren. Implikasi hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan metode pembelajaran kitab kuning di pesantren lain serta mendorong inovasi dalam pendidikan Islam.
Kata Kunci: Al-Miftah Lil Ulum, Membaca Kitab Kuning, Santri I'dadiyah, Pondok Pesantren, Pembelajaran Islam
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain