Text
PERAN GURU MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN SALAT LIMA WAKTU PADA ANAK SEKOLAH DASAR KELAS VI (STUDI KASUS DI KELAS 6 SDIT ARRAHMAH DEPOK)
Via Latifah
NIM: 2101169
Peran Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Kedisiplinan Salat Lima Waktu Pada Anak Sekolah Dasar Kelas VI (STUDI KASUS DI KELAS 6 SDIT ARRAHMAH DEPOK). Skripsi. Tasikmalaya: Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Tasikmalaya (IAIT), 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk kedisiplinan salat lima waktu pada siswa kelas VI SDIT Arrahmah Depok. Kedisiplinan salat merupakan bagian penting dari pembentukan karakter religius siswa, yang memerlukan pendekatan holistik, mulai dari pembelajaran kognitif, pembiasaan, hingga keteladanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap guru PAI dan beberapa siswa kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memainkan peran strategis sebagai pembimbing, teladan, motivator, dan pengawas dalam menanamkan kesadaran pentingnya salat. Guru menggunakan strategi pembiasaan melalui salat berjamaah, jurnal salat, ceramah rutin, dan absensi ibadah untuk membangun kedisiplinan siswa. Faktor pendukung lain yang memperkuat peran guru adalah dukungan kepala sekolah, program keagamaan yang terstruktur, serta kolaborasi antara guru dan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru PAI sangat penting dalam membentuk kedisiplinan salat lima waktu melalui pendekatan yang menyentuh aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang.
Kata Kunci: Peran Guru, Pendidikan Agama Islam, Kedisiplinan Salat, Sekolah Dasar
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain