Text
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROUND TABLE DALAM MENINGKATKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI (SEJARAH ISLAM) PADA SISWA KELAS X DI SMKN 2 TASIKMALAYA
Fahri Pisahri Adha
NIM: 2101086
fahripisahriadha@gmail.com
penerapan model pembelajaran kooperatif tipe round table dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI dan budi pekerti (Sejarah Islam) pada siswa kelas X di SMKN 2 Tasikmalaya.
Kualitas pembelajaran merupakan akhir dari terselesainya proses pembelajaran di dunia Pendidikan, untuk mendapatkan kualitas pembelajaran yang baik guru harus berperan penting dalam penggunaan model pembelajaran yang menarik dan beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pembelajaran PAI dan Budi Pekerti (Sejarah Islam) kelas X SMKN 2 Tasikmalaya melalui model penerapan kooperatif tipe round table. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2025. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas X TJKT pada tahun Ajaran 2024/2025 sebanyak 36 orang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, pengujian instrumen dalam penelitian ini menggunakan uji validitas dan reliabilitas, Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, menggunakan asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas dan uji hipotesis yang terdiri dari uji t, uji f dan analisis koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran kooperatif tipe round table berpengaruh positif terhadap kualitas pembelajaran, dibuktikan dari nilai t hitung sebesar 7,537 dan koefisien regresi memiliki nilai positif sebesar 0,420; (2) model pembelajaran kooperatif tipe round table berpengaruh positif terhadap kualitas pembelajaran dibuktikan dengan hasil F hitung sebesar 56,811 dengan signifikansi sebesar 0,000 (3) besarnya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe round table terhadap kualitas pembelajaran dibuktikan dengan nilai adjusted R square sebesar 0,626 menunjukkan bahwa kemampuan variabel independent dalam menjelaskan variasi variabel dependent adalah sebesar 62,6% dan sisanya sebesar 37,4% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian ini.
Kata Kunci : round table, kualitas pembelajaran
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain