Text
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KLASIFIKASI BENDA MELALUI KEGIATAN BERMAIN LOOSE PART PADA ANAK USIA DINI (PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI SPS TAAM RAUDHATUL IRFAN KECAMATAN KAWALU KOTA TASIKMALAYA)
Yeni Susana
NIM: 2107344
Kemampuan klasifikasi merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini, karena berkaitan dengan keterampilan berpikir logis dan dasar bagi proses berpikir ilmiah. Namun, di PAUD SPS TAAM Raudhatul Irfan Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, kemampuan klasifikasi benda pada anak usia 4-5 tahun masih rendah, yang ditandai dengan dominasi pembelajaran konvensional dan minimnya penggunaan media eksploratif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kemampuan klasifikasi benda anak melalui kegiatan bermain loose part.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan subjek sebanyak 11 anak kelompok A. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas anak dan guru, dokumentasi, serta wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan klasifikasi benda anak meningkat secara signifikan pada setiap siklus. Rata-rata persentase kemampuan anak meningkat dari 31,81% pada pra tindakan menjadi 42,72% di siklus I, 67,27% di siklus II, dan mencapai 84,08% pada siklus III. Aktivitas guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran juga mengalami peningkatan dari 70% (kategori baik) menjadi 86,66% (kategori sangat baik). Anak menjadi lebih antusias, aktif, dan mandiri dalam mengklasifikasikan benda berdasarkan warna, bentuk, ukuran, dan jenis media loose part.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain loose part terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan klasifikasi benda anak usia dini secara menyenangkan dan bermakna. Media ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang sesuai dengan prinsip pendidikan berbasis bermain dan kebutuhan perkembangan anak usia dini.
Kata kunci: klasifikasi benda, loose part, anak usia dini, pembelajaran berbasis bermain, PTK
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain