Text
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SAINTIFIK DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ANAK USIA DINI DI RA ASSALAM
Eneng Santi Rahmat Suci
NIM: 23107022
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SAINTIFIK DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ANAK USIA DINI DI RA ASSALAM TASIMALAYA. Skripsi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Institut Agama Islam Tasikmalaya.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Usia Dini pada Kelompok A melalui Media Tanaman dan Pola ABC.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2025 di RA Assalam Cihaji Purbaratu Kota Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan PTK Penelitian Tindakan Kelas siswa sebanyak 37 orang dan sampel yang digunakan siswa sebanyak 1 Kelompok yang diambil dan dilihat dari kemampuan anak masing-masing terdiri dari 19 siswa. Instrumen penelitian adalah berupa hasil belajar hasil karya dan Kemampuan anak yang disesuaikan dengan kisi-kisi instrumen penelitian yang sesuai dengan tingkat pencapaian kognitif anak usia kelompok-A usia 4 – 5 tahun.
Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Media Tanaman. Penelitian ini menggunakan metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 Siklus yang setiap siklusnya terdapat tindakan yang berbeda. Setiap siklus harus melewati 4 tahap yakni : Perencanaan Tindakan, Pelaksanaan Tindakan, Pengamatan dan Refleksi. Namun pada bab iv hasil dari pelaksanaan tindakan dan pengamatan pembahasannya disatukan.
Berdasarkan hasil dari penelitian setelah diberikan pengunaan media dikelas pada kegiatan mengenai pola ABC nilai perkembangan Prasiklus yaitu memiliki nilai 53% BB (Belum Berkembang), 47% MB (Mulai Berkembang) 2,2%. Pada siklus ke-I nilainya 35,4% BB (Belum Berkembang) dan 72% MB (Mulai Berkembang), 2,2% BSH (Berkembang Sesuai Harapan). Pada siklus ke-II 0% BB (Belum Berkembang), 12,8% MB (Mulai Berkembang) 74% BSH (Berkembang Sesuai Harapan), 12,8% BSB (Berkembang Sangat Baik).
Pada kegiatan dengan media tanaman kecambah, nilai perkembangan Prasiklus yaitu memiliki nilai 53% BB (Belum Berkembang), 47% MB (Mulai Berkembang). Pada siklus I nilainya 7% BB (Belum Berkembang), 81% MB (Mulai Berkembang), 16,8% B% MB (Mulai Berkembang), 69,4% BSH (Berkembang Sesuai Harapan), 13,8% BSB (Berkembang Sangat Baik).
Pembelajaran terbukti berhasil meningkatkan perkembangan anak secara signifikan. Anak yang awalnya banyak berada pada kategori BB, kini seluruhnya berpindah ke kategori MB, BSH, bahkan BSB. Peningkatan terbesar terlihat pada kategori BSH dan BSB, menandakan bahwa strategi atau metode pembelajaran yang digunakan (misalnya metode saintifik, media pembelajaran, atau pendekatan tematik) efektif dan tepat sasaran. Data ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran berjalan secara sistematis dan berdampak positif terhadap perkembangan anak usia dini
Kata Kunci : Kemampuan Pemecahan Masalah
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain