Text
KONSEP QUDWATUN SHOLIH GURU DALAM MEMBENTUK PESERTA DIDIK BERAKHLAKUL KARIMAH ( STUDI DI KELAS VII MTS ATTARBIYAH KECAMATAN BUNGURSARI KOTA TASIKMALAYA)
Yeti Sumiati
NIM:22201006
Konsep Qudwatun Sholih Guru Dalam Membentuk Akhlakul Karimah Peserta Didik di MTs Attarbiyah Sukasari” Tesis, Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Tasikmalaya, Pembimbing Utama : Dr. Abdul Haris, M.Pd dan Anggota : Dr. Dedi Ratno, M.Ag.
Guru mempunyai tugas dan wewenang dalam membentuk akhlakul karimah peserta didik, yaitu seluruh aspek-aspeknya yakni baik tingkah lakunya, kegiatan-kegiatan jiwanya, kepercayaannya menunjukkan pengabdian kepada Allah SWT. Kenyataan tersebut memberikan peluang bagi seorang guru untuk menjadi teladan dalam membentuk akhlak peserta didik. Guru adalah seseorang yang melakukan kegiatan bimbingan, pengajaran, atau latihan secara sadar terhadap peserta didiknya untuk mencapai tujuan tertentu yaitu sesuai dengan nilai-nilai agama Islam. Oleh karena itulah pendidik yang akan bertanggungjawab dalam membentuk peserta didik berakhlakul karimah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Konsep qudwatun sholih guru dalam membentuk peserta didik berakhlakul karimah,,dengan adanya faktor-faktor pendukung di MTs Attarbiyah Sukasari.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Madrasah, dan guru di MTs Attarbiyah Sukasari dan objeknya adalah Qudwah guru dalam membentuk akhlakul karimah peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik pengolahan data yang digunakan adalah Reduksi data, Penyajian data, terhadap Konsep Qudwatun sholih guru dalam membentuk akhlakul karimah Peserta Didik. Penulis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan keadaan data ke dalam bentuk kalimat atau uraian sehingga terlihat jelas bagaimana Konsep Qudwatun Sholih Guru dalam Membentuk Akhlakul Karimah pada Peserta Didik di MTs Attarbiyah Sukasari.
Hasil penelitian ini adalah bahwa Konsep Qudwatun sholih guru dalam membentuk akhlakul karimah pada peserta didik di MTs Attarbiyah Sukasari. Guru sebagai pembimbing, sebagai penasehat, sebagai model/teladan, memberikan hukuman dan ganjaran. Hal tersebut dibuktikan dengan dilakukannya pembentukan akhlakul karimah peserta didik dalam setiap kesempatan baik di dalam kelas maupun di luar kelas dengan memberikan contoh perbuatan atau kebiasaan yang mencerminkan akhlak yang baik maupun dengan memberikan teguran dan nasehat serta hukuman kepada peserta didik yang melakukan pelanggaran dan memberikan hadiah kepada peserta didik yang mentaati peraturan. Pembentukan akhlak yang dilakukan dengan memberikan pengetahuan tentang akhlak kepada Allah, guru, orang tua, teman, dan lingkungan.
Kata kunci : Teachers are role models in forming students with moral
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain