Text
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGANTISIPASI DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) (STUDI KASUS SMK PERJUANGAN KOTA TASIKMALAYA)
Neng Tsamroh
NIM: 22201029
Peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Mengantisipasi Dampak Penggunaan Media Sosial bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (Studi Kasus di SMK Perjuangan Kota Tasikmalaya).
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih banyaknya siswa yang belum bisa mengatur dirinya dalam menggunakan Media Sosial serta masih banyak siswa yang belum mengetahui dampak dari Media Sosial, maka siswa perlu peran seorang guru untuk memberikan bimbingan dan arahan dalam mencegah dampak dari Media Sosial tersebut. Karena peran guru dalam mengantisipasi dampak Media Sosial sangatlah penting untuk masa depan siswa.
Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui dampak positif dan dampak negatif Media Sosial bagi siswa SMK Perjuangan Kota Tasikmalaya, untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan penyalahgunaan Media Sosial siswa SMK Perjuangan Kota Tasikmalaya, serta untuk mengetahui peran dan upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengantisipasi dampak Media Sosial pada siswa SMK Perjuangan Kota Tasikmalaya.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan datanya: teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif ini di kembangkan oleh Miles dan Huberman dengan melakukan beberapa kegiatan diantaranya; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1. Dampak positif dan negatif Media Sosial bagi siswa SMK Perjuangan Kota Tasikmalaya. Dalam Media Sosial banyak dampak positif dan juga dampak negatif, dampak positif Media Sosial bagi siswa yaitu menghilangkan kepenatan peserta didik, mempermudah kegiatan belajar, peserta didik dapat mengetahui informasi terkini, serta menambah wawasan dan informasi peserta didik. Sedangkan dampak negatif dari Media Sosial yaitu Menjadikan siswa kurang bersosialisasi dengan temannya, perasaan cemas, siswa kurang konsentrasi dalam kegiatan belajar, siswa telat datang ke sekolah, berkurangnya waktu belajar siswa, menghabiskan uang jajan, serta dapat merusak kesehatan siswa. 2. Faktor-faktor yang menyebabkan penyalahgunaan Media Sosial siswa SMK Perjuangan Kota Tasikmalaya, diantaranya perkembangan zaman, kurangnya pengawasan orang tua. Tidak mampu mengimbangi dirinya dengan lingkungan sekitar, salah bergaul, lemahnya iman kepada Allah Yang Maha Esa serta minimnya ilmu pengetahuan dan ilmu agama serta kurangnya peran guru di sekolah. 3. Peran dan upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengantisipasi dampak Media Sosial pada siswa SMK Perjuangan Kota Tasikmalaya, peran guru dalam mengantisipasi Media Sosial yaitu dengan memberi motivasi, nasehat dan menjadi inspirator yang bisa memberikan contoh yang baik kepada peserta didik, membimbing siswa kejalan yang benar. Upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi dampak Media Sosial bagi siswa adalah dengan memberikan arahan tentang menggunaan Media Sosial dengan baik dan benar, serta mengadakan pemeriksaan rutin Media Sosial yang ada di handphone siswa, agar para siswa dengan mandirinya bisa menjaga diri mereka sendiri dari hal-hal negatif yang bisa ditimbulkan oleh Media Sosial.
Kata Kunci: Peran, upaya guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Media Sosial.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain