Text
MODEL PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN SALAFIYAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM (STUDI ANALISIS DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA II BAYASARI JATINAGARA CIAMIS)
HARUN AL RASID
NIM: 22201012
Model Pengembangan Kurikulum Pendidikan Pondok Pesantren Salafiyah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Islam (Studi Analisis Di Pondok Pesantren Miftahul Huda II Bayasari Jatinagara Ciamis)
Tesis: Pascasarjana Program Studi PAI, Institut Agama Islam Tasikmalaya 2024.
Diantara faktor yang menjadikan bertahan, maju dan berkembangnya lembaga pendidikan Pondok pesantren yaitu dengan manajerial kurikulum yang terus dikembangkan, sehingga berdampak positif terhadap peningkatan mutu dalam pendidikan Islam. Pesantren dituntut untuk tetap dapat membekali santrinya dengan berbagai materi keilmuan yang mapan. Pondok pesantren Miftahul Huda II Desa Bayasari Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis merupakan lembaga pendidikan Islam yang dari sisi kuantitas peserta didiknya terbilang paling banyak se-daerah Ciamis, namun dari sisi minat belajarnya sebagian para santri terkesan kurang tinggi, dikarenakan zaman sekarang kebanyakan para santri masuk pondok pesantren atas dasar paksaan orang tua, sehingga dikhawatirkan para santri hanya sebatas menetap tanpa ada kesungguhan untuk belajar, terlebih berdampak negatif pada mutu pendidikan islam baik untuk para santrinya maupun untuk lembaga. Maka atas permasalahan itulah pihak pengelola lembaga mengambil langkah untuk mengembangkan kurikulum yang tujuannya untuk meningkatkan mutu pendidikan islam.
Tujuan penelitian ini yaitu 1) Untuk mengetahui model pengembangan kurikulum pendidikan pondok pesantren Miftahul Huda II Bayasari. 2) Untuk mengetahui peningkatan mutu pendidikan islam di pondok pesantren Miftahul Huda II Bayasari. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif, metode yang digunakan yaitu deskriptif analitik yakni mengambil masalah atau memusatkan perhatian kepada masalah-masalah sebagaimana adanya saat penelitian dilaksanakan, hasil penelitiannya kemudian dianalisis untuk diambil kesimpulannya. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini yaitu: pertama, pondok pesantren Miftahul Huda II memiliki kurikulum internal Ma’hadiyah (kepesantrenan) berbasis pembelajaran kitab kuning. Pesantren ini meskipun Salafiyah tetapi pelaksanaan kurikulumnya mengikuti sistem formal yakni pembelajaran yang bersifat berjenjang serta adanya tes prestasi belajar catur wulan. Dalam pengembangan kurikulumnya menggunakan kurikulum jenis terpadu antara pengetahuan agama dan pengetahuan umum, dalam pengembangan kurikulumnya pengelola pesantren membuat program-program tambahan sebagai upaya untuk memaksimalkan efektifitas kurikulum pendidikan. Kedua, hasil dari pengembangan kurikulum tersebut diantaranya yaitu standarisasi mutu pendidikan yang dimiliki lembaga ini sudah tercapai, para santri mampu berprestasi di dalam maupun di luar pondok pesantren, para pengurus yang sampai tuntas ditempatkan (muqim) oleh pihak pesantren bisa diterima oleh masyarakat, para alumni banyak yang sudah mendirikan lembaga-lembaga pendidikan Islam.
Kata Kunci: Pengembangan Kurikulum, Pesantren Salafiyah, Mutu Pendidikan
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain