Text
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RADEC TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V MATA PELAJARAN IPA MATERI BUMI BERUBAH MI NEGERI 1 TASIKMALAYA
Abad ke-21 menurut siswa memiliki keterampilan berpikir kritis. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa masih rendah. Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap (Answer) menjawab, (Discuss) berbicara, (Explain) menjelaskan, dan (Read) membaca, Model RADEC dipilih karena terbukti mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis melalui tahapan yang sistematis dan sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini menggunakan metode desain True Experimental, dalam desain penelitian ini, dua kelempok dipilih secara acak, yaitu kelompok eksperimen dan kelempok kontrol. Dari kedua kelompok tersebut diberikan pretest untuk mengetahui kemapuan awal siswa, selanjutnya kelompok eksperimen diberikan perlakuan yaitu menggunakan model pembelajaran RADEC, sedangkan kelompok kontrol tidak diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran PBL. Kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diberi posttest. Penelitian ini dilaksanakan di MI Negeri 1 tasikmalaya, dengan sampel penelitian kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol. Teknik dan instrument pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar tes berpikir kritis berupa soal pilihan ganda dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahawa nilai rata-rata pretest kelas ekperimen adalah 0,55 dan nilai persentasenya yaitu 55,43%. Sedangkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat secara signifikan yaitu 0,73 dan nilai persentasenya 73,26%. Sementara pada kelas kontrol, nilai rata-rata pretest sebesar 0,58 nilai persentasenya 58,33%. Dan pada posttest kelas kontrol nilai rata-rata meningkat ,menjadi 0,67 dan nilai persentasenya 67,70%. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis static deskriptif, analisis inferensial yaitu uji prasyarat dan uji hipotesis (independent sample t test). Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,049
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain