Text
PENERAPAN GAME MAZE CHASE UNTUK MENINGKATKAN ASPEK KOGNITIF SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN IPA TENTANG SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI MI NAGARAKASIH 1 KOTA TASIKMALAYA
Upi Nispi Sabani. 2104137. Penerapan game maze chase untuk meingkatan aspek kognitif siswa kelas V pada mata pelajaran IPA tentang sistem pencernaan manusia di MI Nagarakasih 1 Kota Tasikmalaya.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aspek kognitif siswa kelas V pada mata pelajaran IPA, khususnya materi sistem pencernaan manusia. Hasil pretest menunjukkan bahwa pemahaman siswa masih rendah, dengan nilai rata-rata 56,82 dan hanya 36,4% yang mencapai KKM, mengindikasikam metode pembelajaran sebelum kurang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan dan peningkatan aspek kognitif siswa setelah diterapkannya media pembelajaran interaktif berbasis Game Maze Chase. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas V MI Nagarakasih 1 Kota Tasikmalaya. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi dan tes kognitif pilihan ganda yang disusun berdasarkan taksonomi Bloom (C1-C4). Data dianalisis secara deksritif dan inferensial menggunakan uji N-Gain dan uji t (paired sample test) dengan bantuan SPSS 26. Hasil analisis menunjukan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 56,82 (pretest) menjadi 83,41 (posttest), dengan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 36,4% menjadi 81,8% Nilai rata-rata N-Gaim sebesar 0,65 termasuk kategori sedang-tinggi, dan uji t menunjukan signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signitifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, Game Maze Chase efektif meningkatkan aspek kognitif siswa, dan layak digunakan sebagai media pembelajaran IPA di sekolah dasar, khususnya pada materi sistem pencernaan manusia,
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain