Text
FORMULASI STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TANI KAPULAGA BERBASIS PENTAHELIX MENGGUNAKAN THE STRATEGY-FORMULATION ANALYTICAL FRAMEWORK (TSFAF) ( Studi Kasus Di Kampung Pojok Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2025)
Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan usaha tani kapulaga di Kampung Pojok menggunakan pendekatan The Strategy-Formulation Analytical Framework (TSFAF) berbasis pentahelix. Permasalahan utama yang di hadapi petani saat ini adalah rendahnya produktivitas dan kualitas hasil panen, yang berdampak langsung pada tingkat penghasilan petani. Oleh karena itu, formulasi strategi pengembangan usaha tani ini di arahkan untuk meningkatkan aspek produktivitas dan mutu hasil panen agar dapat meningkatkan pendapatan petani secara optimal yang berpengaruh langsung untuk menigkatkan perekonomian.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner dan observasi. Data di analisis menggunakan TSFAF dengan tiga tahapan alat analisis yaitu tahap input (IFE dan EFE matrik), tahap pencocockan (SWOT matrik), dan tahap keputusan (QSPM). Hasil analisis menunjukan bahwa meskipun memiliki potensi kualitas produk dan kelembagaan yang baik, masih terdapat kelemahan berupa keterbatasan benih unggul dan efisiensi budidaya yang rendah. Melalui analisis SWOT, usaha tani ini berada di Kuadran III yang memerlukan strategi turnaround (WO). Tiga strategi utama direkomendasikan: (1) peningkatan kapasitas budidaya dengan teknologi tepat guna, (2) penguatan promosi dan distribusi berbasis digital, dan (3) sertifikasi produk. Strategi prioritas berdasarkan QSPM adalah peningkatan kapasitas dan efisiensi budidaya (skor 6,95), yang di harapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen kapulaga sehingga berkontribusi pada peningkatan pendapatan petani.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain