Text
PENERIMAAN ETIKA BISNIS ISLAM PADA UNIT USAHA LATUNSA BAKERY (Di Pondok Pesantren Riyadul 'Ulum Wadda'wah)
Keberpengaruhan etika didalam bisnis diawali dengan adanya keadaan sellers market, artinya kondisi dimana pasar dikuasai oleh penjual yang dimana etik bisnis dalam kondisi tersebut kurang diperhatikan. Maraknya bisnis saat ini melahirkan berberapa peluang. Tak terkecuali pondok pesantren yang memenfaatkannya dengan melahirkan unit usaha bakery sebagai bentuk kemandirian pondok pesantren dalam berwirausaha. Kesempatan ini digunakan oleh pondok pesantren Riyadlul 'Ulum Wadda'wah dengan mendirikan unit usaha Laatunsa Bakery. Sebagai bisnis milik pondok pesantren tentunya mesti memperhatikan sistem bisnis yang diterapkan terkait implementasi etika bisnis nya serta dampak yang diberikan dari penerapan etika bisnis tersebut pada kemajuan usaha.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana etika bisnis Islam yang diterapkan oleh Laatunsa Bakery di Pondok Pesantren Riyadlul 'Ulum Wadda'wah Condong Kota Tasikmalaya serta dampak dari penerapan etika bisnis Islam terhadap kemajuan usaha Laatunsa Bakery.
Kerangka berpikir pada penelitian ini berisi teori menurut Faisal Badroen tentang prinsip etika bisnis Islam yaitu ketauhidan, keseimbangan, kehendak bebas, tanggung jawab dan kebajikan. Lalu teori perkembangan usaha oleh Karyoto dengan indikator peningkatan modal, pendapatan, volume penjualan serta tenaga kerja.
Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam perolehan data, penulis meninjau secara langsung objek penelitian melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Data tersebut kemudian dianalisis dengan mengambil simpulan atas hasil penelitian dengan teknik triangulasi untuk menguji keabasahan data.
Hasil penelitian menunjukkan, etika bisnis Islam di Laatunsa Bakery dengan prinsip ketauhidan/kesatuan (unity), kehendak bebas (free will) serta kebajikan (benevolence) telah diterapkan dengan baik. Prinsip keseimbangan (equlibrium) dan tanggung jawab (responsibility) Adapun dampak dari penerapan etika bisnis Islam pada indikator kemajuan usaha yaitu modal menjadi bertambah, volume penjualan yang mengalami peningkatan, pendapatan yang mengalami peningkatan serta tenaga kerja yang terus mengalami pertambahan yang membantu kemajuan kinerja perusahaan ke arah yang lebih baik.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain