Text
ANALISIS RANTAI PASOK LOGISTIK TERHADAP EFESIENSI PROYEK KONTRUKSI KANDANG AYAM PETELUR (Studi Kontruksi Kandang Ayam Petelur di SDS Farm Nagreg Kabupaten Bandung)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan rantai pasok logistik dalam meningkatkan efisiensi proyek konstruksi kandang ayam petelur di SDS Farm Nagreg Kabupaten Bandung Pengelolaan logistik yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan material menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran proyek, baik dari aspek waktu, biaya, maupun mutu. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala berupa keterlambatan pengiriman material akibat keterbatasan stok supplier yang berpotensi menghambat penyelesaian proyek
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan rantai pasok logistik, pelaksanaan dan pengawasan logistik, serta menganalisis penerapan rantai pasok logistik terhadap efisiensi proyek konstruksi kandang ayam petelur di SDS Farm Nagreg Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap lima informan, yaitu pemilik SDS Farm, Site Manager, mandor, bagian logistik, dan supplier material. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan rantai pasok logistik telah dilaksanakan secara terstruktur melalui koordinasi antara mandor, Site Manager, pemilik perusahaan, dan supplier dalam menentukan kebutuhan material. Pelaksanaan logistik dilakukan melalui sistem distribusi langsung dari supplier ke lokasi proyek, sedangkan pengawasan dilaksanakan secara rutin oleh Site Manager terhadap penerimaan, penyimpanan, dan penggunaan material. Penerapan rantai pasok logistik memberikan kontribusi positif terhadap efisiensi proyek, khususnya dalam aspek waktu, biaya, dan mutu. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterlambatan pengiriman material akibat keterbatasan stok supplier. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan pengadaan yang lebih matang, penguatan koordinasi, dan penyediaan supplier alternatif untuk meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain