Text
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ONLINE BERBASIS PERAN ORANG TUA DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (Studi Kasus PAUD Al-Falah Manonjaya,Kab. Tasikmalaya)
Transformasi digital pasca pandemi COVID-19 mendorong penerapan pembelajaran online hingga ke jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), namun karakteristik anak usia dini yang membutuhkan interaksi langsung dan bimbingan intensif menimbulkan tantangan tersendiri, sehingga keterlibatan orang tua sebagai pendidik pertama (al-madrasah al-ula) menjadi kunci keberhasilan. Penelitian yang mengkaji tata kelola hubungan sekolah-orang tua dalam kerangka Manajemen Pendidikan Islam pada jenjang PAUD masih jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran online berbasis peran orang tua, menganalisis peran orang tua dalam pelaksanaannya, menganalisis perspektif manajemen pendidikan Islam terhadapnya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di PAUD Al-Falah Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman (kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi), dengan keabsahan data diperiksa melalui perpanjangan pengamatan, triangulasi sumber dan teriangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran online telah menjalankan fungsi-fungsi manajemen pendidikan Islam (al-takhthith, al-tanzhim, al-tawjih, al-raqabah), dengan orang tua berperan sebagai fasilitator, mediator, mitra komunikasi, motivator, dan penanam nilai keislaman; penerapan prinsip syura masih parsial pada perencanaan kurikulum, sementara prinsip amanah dan mas'uliyyah berjalan melalui sistem pelaporan mingguan; adapun faktor pendukungnya adalah biaya terjangkau dan panduan belajar yang sederhana, sedangkan faktor penghambatnya bersifat personal-manajerial pada diri orang tua serta intensitas komunikasi sekolah-orang tua yang belum optimal.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa PAUD Al-Falah telah membangun model kemitraan sekolah-keluarga yang mulai mengintegrasikan prinsip manajemen pendidikan Islam, meskipun penerapannya belum sepenuhnya merata, khususnya pada aspek perencanaan kurikulum.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain