Text
IMPLEMENTASI BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA TENAGA PENDIDIKAN MELALUI PENDEKATAN TEORI EDGAR H. SCHEIN (Studi Kasus di MA Fajrul Islam Rancabungur Tasikmalaya)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran sangat vital budaya organisasi sebagai faktor determinan utama dalam meningkatkan kinerja tenaga pendidik di lingkungan lembaga pendidikan. MA Fajrul Islam Rancabungur Tasikmalaya memiliki karakteristik khas berupa heterogenitas status tempat tinggal santri serta penerapan pembiasaan pagi berupa tahfidz Al-Qur'an dan kajian kitab kuning bagi seluruh siswa. Penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi budaya organisasi, kinerja tenaga pendidik, dampak, serta hambatan yang dihadapi berdasarkan pendekatan teori Edgar H. Schein. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan pengujian keabsahan melalui triangulasi teknik dan sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi terimplementasi pada tiga tingkatan Schein: artifak melalui pembiasaan keagamaan dan integrasi fisik pesantren; nilai-nilai yang dianut seperti kekeluargaan, kedisiplinan, dan keteladanan; serta asumsi dasar bahwa madrasah dan pesantren adalah satu kesatuan pembinaan karakter. Kinerja tenaga pendidik terwujud dalam perencanaan terintegrasi nilai keislaman, pelaksanaan adaptif, dan evaluasi berkelanjutan. Budaya organisasi berdampak positif dalam meningkatkan arah tujuan, kohesivitas, loyalitas, dan norma profesional guru. Namun, hambatan yang dijumpai meliputi perbedaan latar belakang serta pemahaman budaya antar-guru, keterbatasan sumber daya dan waktu, serta tantangan adaptasi terhadap dinamika perubahan kebijakan internal maupun eksternal sekolah.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain