Text
ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN/DANA BOS DALAM MENINGKATKAN SARANA PRASARANA DI PAUD NURUL HUDA 1 KABUPATEN TASIKMALAYA
Latar belakang masalah penelitian ini adalah ditemukannya kondisi sarana dan prasarana di PAUD Nurul Huda 1 Kabupaten Tasikmalaya yang masih belum memadai, khususnya pada ketersediaan meja dan kursi belajar untuk anak-anak serta kelengkapan alat permainan edukatif (APE), sehingga sebagian anak masih harus belajar dengan duduk di lantai menggunakan tikar. Padahal, sekolah telah menerima dan mengelola Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebagai salah satu sumber pembiayaan utama, sehingga perlu dikaji bagaimana pengelolaan dana tersebut dalam upaya meningkatkan sarana dan prasarana sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) pengelolaan dana BOS di PAUD Nurul Huda 1 Kabupaten Tasikmalaya; (2) kondisi sarana dan prasarana di PAUD Nurul Huda 1; dan (3) analisis pengelolaan dana BOS dalam meningkatkan sarana dan prasarana di PAUD Nurul Huda 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi lapangan yang bertujuan mengungkap makna di balik data yang tampak. Sumber data diperoleh melalui wawancara dengan Kepala Sekolah, Bendahara, dan Komite Sekolah, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi sumber, sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengelolaan dana BOS di PAUD Nurul Huda 1 Kabupaten Tasikmalaya, ditinjau dari aspek perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, pembukuan dan pencatatan, pengawasan dan monitoring, serta evaluasi dan pelaporan, telah berjalan dengan baik, tertib, dan akuntabel; (2) kondisi sarana dan prasarana di PAUD Nurul Huda 1 saat ini masih belum memadai, khususnya pada ketersediaan meja dan kursi belajar serta kelengkapan alat permainan edukatif; dan (3) analisis pengelolaan dana BOS dalam meningkatkan sarana dan prasarana di PAUD Nurul Huda 1 menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOS sudah berjalan secara akuntabel dari sisi tata kelola, tetapi belum optimal dari sisi pencapaian hasil, karena keterbatasan jumlah dana BOS dibandingkan dengan besarnya kebutuhan sarana dan prasarana, bukan karena kelemahan tata kelola. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa peningkatan sarana dan prasarana di PAUD Nurul Huda 1 sangat bergantung pada besaran dana BOS yang diterima, sehingga diperlukan penetapan skala prioritas yang lebih tegas serta upaya pencarian sumber pembiayaan tambahan di luar dana BOS agar pemenuhan sarana dan prasarana dapat berjalan lebih optimal
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain