Text
STRATEGI GURU DALAM MENCEGAH BULLYING SISWA BERDASARKAN TEORI BEHAVIOSRISME DI MADRASAH IBTIDAIYAH (STUDI KASUS MI MANARUL HUDA KOTA TASIKMALAYA)
Bullying merupakan salah satu permasalahan yang masih terjadi dilingkungan madrasah dan berdampak negatif terhadap perkembangan akademik, psikologis, serta sosial peserta didik.
Perilaku bullying dapat berupa kekerasan fisik, verbal, maupun sosial yang dilakukan secara berulang terhadap siswa yang di anggap lebih lemah. Kondisi tersebut menunjukan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif. Guru tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai motivator, fasilitator, dan pembimbing dalam membentuk karakter peserta didik. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan guru dalam mencegah bullying adalah teori behaviorisme, yang menekankan pembentukan perilaku melalui stimulus, respons, penguatan (reward) dan hukuman (punishment). Melalui penerapan strategi pembelajaran yang berlandaskan teori behaviorisme, guru dapan membiasakan perilaku positif seperti disiplin, saling menghargai, empati, dan tanggung jawab sehingga perilaku bullying dapat diminimalkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mencegah bullying siswa berdasarkan teori behaviorisme di Madrasah Ibtidaiyah. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pencegahan bullying melalui penguatan Pendidikan karakter dan pembiasaan perilaku positif di lingkungan sekolah.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain