Text
ANALISIS KARAKTER ETIKA ETIKA ISLAM PADA ASPEK KEJUJURAN SISWA KELAS IVA MI NAGARAKASI 1
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter kejujuran pada siswa sebagai bagian dari nilai-nilai etika Islam. Kejujuran (şidq) merupakan salah satu akhlak utama yang harus ditanamkan sejak dini, khususnya di lingkungan madrasah. Berdasarkan pengamatan awal di MI Nagarakasih 1 Kota Tasikmalaya, masih ditemukan perilaku ketidakjujuran pada siswa, seperti menyontek, tidak mengakui kesalahan, dan kurang bertanggung jawab terhadap tugas.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui karakter kejujuran siswa kelas IV A sebagai bagian dari etika Islam di MI Nagarakasih 1 Kota Tasikmalaya, dan (2) mengetahui upaya guru dalam membentuk karakter kejujuran siswa kelas IV A di MI Nagarakasih 1 Kota Tasikmalaya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV A dan guru wali kelas IV A MI Nagarakasih 1 Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member check, dan perpanjangan keikutsertaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) karakter kejujuran siswa kelas IV A MI Nagarakasih 1 Kota Tasikmalaya menunjukkan kondisi yang beragam. Sebagian siswa telah memahami dan menerapkan nilai kejujuran dengan baik, seperti berkata apa adanya, mengakui kesalahan, dan bertanggung jawab atas tugas. Sebagian siswa lainnya masih belum konsisten karena rasa takut dimarahi dan pengaruh lingkungan; (2) upaya guru dalam menanamkan dan membentuk karakter kejujuran siswa dilakukan melalui keteladanan (uswah hasanah), pembiasaan, pemberian nasihat, pengawasan, pembinaan, dan penciptaan lingkungan belajar yang kondusif. Upaya tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan nilai-nilai etika Islam, sehingga kejujuran tidak hanya dipahami sebagai aturan sekolah, tetapi juga sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain