Text
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPAS PADA MATERI KEGIATAN EKONOMI DI KELAS IV SD NEGERI PAKUNAGARA KABUPATEN TASIKMALAYA
Proses pembelajaran IPAS menunjukkan rendahnya hasil belajar peserta didik yang ditandai masih ada yang tidak aktif ketika pembelajaran berlagsung. Akibatnya, dalam proses pembelajaran IPS masih sering dijumpai adanya peserta didik yang tidak mau bertanya kepada guru meskipun mereka sebenarnya belum mengerti tentang materi yang disampaikan. Proses pembelajaran IPS di sekolah umumnya dianggap tidak menarik, akibatnya banyak peserta didik yang kurang tertarik untuk mendalami mata pelajaran IPAS. Hal tersebut karena adanya anggapan bahwa mata pelajaran IPS di sekolah dianggap sebagai program nomor dua setelah IPAS dan mereka menganggap bahwa pelajaran IPAS tidak begitu penting sehingga peserta didik tidak serius dalam mengikuti proses belajar mengajar. Selain hal tersebut peserta didik tidak tertarik pelajaran IPAS dikarenakan banyak guru IPAS yang menyampaikan pembelajarannya hanya melalui ceramah dan mencatat di buku.
Beberapa masalah yang bisa diindentifikasi antara lain: Bagaimana penerapan Model Based Learning dalam pembelajaran IPAS pada materi kegiatan ekonomi di kelas IV SD Negeri Pakunagara? Bagaimana respon siswa terhadap penerapan model Problem Based Learning pada materi kegiatan ekonomi di kelas IV SD Negeri Pakunagara, Apa saja kendala yang dihadapi dalam penerapan model Problem Based Learning?. Bagaimana Upaya mengatasi kendala dalam penerapan model Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pendekatan kualitatif dipilih untuk memahami secara mendalam proses penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPAS pada materi kegiatan ekonomi. Studi kasus digunakan karena penelitian difokuskan pada satu kasus spesifik, yaitu implementasi PBL di kelas IV SD Negeri Pakunagara Kabupaten Tasikmalaya, sehingga memungkinkan eksplorasi data secara holistik, kontekstual, dan mendalam.Penerapan model Problem Based Learning pada pembelajaran IPAS materi kegiatan ekonomi di kelas IV SD Negeri Pakunagara dilaksanakan melalui lima tahapan utama yaitu orientasi masalah, pengorganisasian siswa, penyelidikan kelompok, penyajian hasil, dan evaluasi pemecahan masalah., Respon siswa terhadap penerapan Problem Based Learning menunjukkan respon positif. Siswa lebih aktif, antusias, berani mengemukakan pendapat, dan lebih mudah memahami materi kegiatan ekonomi., Kendala yang ditemukan meliputi pengelolaan waktu pembelajaran, perbedaan kemampuan siswa, kurangnya keberanian sebagian siswa untuk berpartisipasi, serta keterbatasan media pembelajaran.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain